SiarKota.Com | Tangerang—Kepala Pusat Laboratorium Terpadu Fakultas Sains dan Teknologi (LT FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Iwan Aminudin mengunjungi lokasi perumahan syariah di Tangerang, Kamis (17/04/2025).
Iwan Aminudin mengunjungi sejumlah lokasi perumahan syariah yang merupakan program Rumah Rakyat Semesta (RRS). Pada kesempatan itu, Ketua Badan Kerja Sama Nasional (Bakernas) RRS Andi Y.H. Djuwaeli dan CEO Rumahku Surgaku Deri Suandi turut mendampinginya.
Iwan mengunjungi perumahan syariah Cluster Raudhatul Jannah, Bumi Samawa Residence, Sangiang Islamic Village, dan terakhir Samawa Village Spatan di Jatimulya, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Saat berkeliling perumahan, Iwan merasa takjub dengan perumahan syariah tersebut. Bangunan unit perumahannya banyak, lingkungan kawasannya tertata, dan pengembang perumahan sangat dekat dengan penghuni.
Yang membuat dirinya heran, perumahan syariah ini terwujud tanpa kerja sama bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Namun, perumahan ini dapat terbangun dengan baik.
Selain itu, konsep perumahan ini bertujuan membantu masyarakat kecil yang ingin punya rumah. “Perumahan ini sederhana dan juga menarik,” kata Iwan Aminudin.
Menurutnya, perumahan ini menarik karena konsep pembiayaannya dengan cara ekonomi syariah. Artinya, perumahan ini terwujud tanpa kerja sama bank yang kerap memberatkan konsumen.
Dengan konsep perumahan sederhana, masyarakat berpenghasilan rendah bisa mencicil dan menjangkau.
Menurutnya, konsep Rumah Rakyat Semesta ini sesuai ekonomi syariah yang diajarkan Rasulullah.
Karena itu, Iwan mengharapkan perumahan syariah ini dapat bekerja sama dengan LT FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Bisa cepat terealisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan perumahan.
Ketua Bakernas RRS Andi Y.H. Djuwaeli menjelaskan bagaimana masyarakat bisa punya rumah dengan mudah. Tidak ada BI checking dan suku bunga. “Masyarakat bisa memiliki rumah. Yang penting mereka jujur dan amanah,” katanya.
Andi mengatakah, perumahan syariah ini merupakan portofolio Bakernas RRS yang di antaranya dari program Rumahku Surgaku. Program ini bertujuan mewujudkan perumahan rakyat dan pembangunannya secara mandiri.
Menurutnya, perumahan syariah ini dibangun secara bersama-sama dan bergotong-royong. Ini sesuai dengan sistem ekonomi Islam bahwa dalam membangun itu harus berjamaah, bergotong-royong, ada unsur taawun dan takaful.
Program Rumah Rakyat Semesta ini tak sekadar berjualan perumahan, tetapi membangun akhlak dan kawasan ekonomi Islam. “Ini selaras dengan resolusi jihad ekonomi MUI Pusat,” tuturnya.
Sementara itu, CEO Rumahku Surgaku Deri Suandi menyambut dengan senang kunjungan Kepala Pusat LT FST UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Iwan Aminudin ke lokasi perumahan syariah program RRS di Tangerang.
Deri mengharapkan, dengan kunjungan itu bisa ada kerja sama kedua belah pihak dalam hal perumahan syariah. Mulai dari sosialisasi dan pengembangannya.
Deri menegaskan kehadiran perumahan syariah ini dalam rangka semata-mata ingin menyelamatkan masyarakat dari riba, tetapi mudah memiliki rumah. Pengembang juga ada asosiasinya dan memiliki kesepakatan-kesepakatan untuk membangun perumahan syariah.



