Capek Garap Skripsi? Coba 5 Alat AI Sakti Ini!

SiarKota.Com | Saintek—Apakah kamu masih setia memakai ChatGPT untuk mencari referensi tugas akhir atau jurnal? Jika iya, kamu harus segera beranjak. Pasalnya, teknologi kecerdasan buatan (AI) berkembang sangat pesat dan kini hadir alat yang jauh lebih spesifik untuk kebutuhan riset kamu.

Marek Kiczkowiak, pendiri Academic English Now, baru saja membocorkan rahasia penting bagi para peneliti. Dia membagikan lima perangkat AI yang bakal mengubah total cara kita melakukan riset sepanjang tahun 2025.

“Alat-alat ini memungkinkan Anda memilih topik riset baru dan meninjau literatur 10 kali lebih cepat,” ungkap Marek dengan penuh keyakinan.

Nah, apa saja alat sakti tersebut? Mari kita bedah satu per satu agar skripsi atau jurnal kamu cepat beres.

Research Rabbit: Si Pemeta Jurnal

Pertama, kita punya Research Rabbit. Alat ini sangat berguna bagi kamu yang sering pusing melihat tumpukan berkas PDF yang berantakan di komputer. Menariknya, Research Rabbit bekerja dengan cara membuat peta visual hubungan antar jurnal.

Kamu hanya perlu memasukkan satu judul jurnal saja. Setelah itu, sistem akan mencari jurnal-jurnal lain yang saling berkaitan secara otomatis. Langkah ini tentu jauh lebih efisien daripada mencari manual satu per satu.

“Daripada terjebak dalam lubang kelinci karena terus membaca tanpa mulai menulis, Research Rabbit akan menunjukkan peta literatur untuk Anda,” jelas Marek.

Paperpal: Asisten Pribadi di Microsoft Word

Kemudian, ada Paperpal yang tidak kalah praktis. Alat ini berbentuk plugin yang langsung terpasang di Microsoft Word kamu. Jadi, kamu tidak perlu lagi repot bolak-balik membuka aplikasi atau tab lain saat sedang menulis.

Paperpal membantu kamu menyusun kerangka tulisan, melakukan proofreading, hingga mengecek plagiarisme. Bukan main-main, mereka menggunakan basis data Turnitin untuk urusan cek orisinalitas ini. Tentu saja, fitur ini bakal menyelamatkan reputasi akademik kamu.

“Coba bayangkan berapa banyak uang untuk jasa pengeditan yang bisa dihemat oleh teknologi ini,” tambah Marek dengan antusias.

Jenni AI: Biar Tulisan Makin Profesional

Bukan cuma urusan data, urusan merangkai kata juga ada solusinya. Bagi kamu yang sering bingung menyusun kalimat akademik yang kaku, Jenni AI hadir sebagai asisten penulisan yang cerdas.

Jenni AI memberikan saran kalimat yang mengalir lancar. Alhasil, tulisanmu akan terlihat jauh lebih profesional dan berbobot di mata dosen penguji. Selain itu, alat ini juga membantu kamu mengatasi writer’s block yang sering menyerang di tengah malam.

AvidNote: Gudang Catatan yang Rapi

Selanjutnya, kita harus melirik AvidNote. Perangkat ini memiliki keahlian khusus dalam mengorganisir catatan riset secara digital.

Melalui AvidNote, kamu bisa mengumpulkan semua referensi dan hasil analisis data dalam satu tempat yang rapi. Dengan begitu, kamu tidak akan lagi kehilangan ide-ide brilian yang sering muncul secara tiba-tiba saat sedang membaca jurnal.

SciSpace: Sang Jawara Riset 2025

Terakhir dan yang paling sakti menurut Marek adalah SciSpace. Dia menobatkan SciSpace sebagai alat terbaik pada tahun 2025 karena fiturnya yang sangat lengkap.

Alat ini tidak hanya membantumu membaca jurnal dengan lebih cepat. Lebih dari itu, SciSpace mampu mencarikan ide topik riset baru yang belum pernah dibahas orang lain. Selain itu, ada fitur canggih yang bisa mengubah berkas PDF jurnalmu menjadi video promosi secara otomatis untuk meningkatkan jumlah sitasi.

“Sitasi adalah mata uang akademik nomor satu. Semakin banyak sitasi, semakin tinggi otoritas Anda di bidang tersebut,” tegas Marek.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan cuma diam dan terpaku pada cara lama yang melelahkan. Ayo mulai manfaatkan alat-alat hebat ini biar skripsi, tesis, atau jurnal kamu selesai tepat waktu!

Simak ulasan selengkapnya dalam video ini:

IKLAN BAWAH

spot_img

SIAR IKLAN

Layanan IklanPresiden Suharto

SIAR TERKENAL

SIAR TERKAIT