SiarKota.Com | Amerika Serikat—Peta kekayaan global baru saja berguncang hebat. Larry Page, sang pendiri Google, sukses mendepak Jeff Bezos dari posisi tiga besar orang terkaya di dunia. Pemicunya sangat jelas: Google baru saja melepaskan “monster” AI terbaru mereka, Gemini 3.
Pasar bereaksi gila-gilaan terhadap kabar ini. Hanya dalam satu hari, harga saham Alphabet meroket hampir 6 persen. Kenaikan drastis ini langsung menyuntikkan dana segar ke kantong Page sebesar 7,6 miliar dolar AS. Kini, dia duduk nyaman di atas tumpukan harta senilai kurang lebih 240 miliar dolar AS.
Investor “Menggila” Sambut Gemini 3
Para investor tidak mau ketinggalan kereta. Mereka berebut memborong saham Alphabet begitu perusahaan melaporkan kinerja kuartalan yang solid dan memamerkan taring Gemini 3 ke publik.
Aksi borong massal ini membuat saham Alphabet menyentuh rekor tertinggi harian. Ini tercatat sebagai salah satu lonjakan paling brutal yang terjadi dalam dua bulan terakhir.
CEO Google Sundar Pichai tidak ragu menegaskan posisi Google dalam perang AI ini:
“Gemini 3 adalah model kami yang paling cerdas sejauh ini dan langsung kami integrasikan ke Google Search sejak hari pertama.”
Investor membaca langkah agresif ini sebagai sinyal perang terbuka. Google membuktikan mereka tidak akan membiarkan OpenAI atau raksasa teknologi lain merebut mahkota AI begitu saja.
Kepercayaan pasar kini pulih sepenuhnya. Mereka yakin Google tahu persis cara mencetak uang dari teknologi ini. Optimisme inilah yang menjadi bahan bakar utama roket saham Alphabet.
Duo Google Makin Kaya, Bezos Tergeser
Namun, pesta keuntungan ini tidak hanya milik Page seorang. Rekan seperjuangannya, Sergey Brin, juga ketiban rezeki nomplok. Dengan kepemilikan saham sekitar 2,9 persen, kekayaan Brin ikut meledak.
Dia mengantongi tambahan sekitar 7 miliar dolar AS dalam sekejap. Karena itu, total kekayaannya kini tembus angka 215 miliar dolar AS.
Jika kita hitung mundur, Page dan Brin sudah mengeruk keuntungan lebih dari 50 miliar dolar AS hanya dalam tiga bulan terakhir. Reli saham Alphabet menjadikan mereka dua miliarder dengan pertumbuhan kekayaan paling ngebut tahun ini.
Nasib berbeda justru dialami Jeff Bezos. Karena itu, dia harus rela turun kasta ke posisi keempat dengan kekayaan “hanya” sekitar 233,6 miliar dolar AS setelah disalip Page.
Pergeseran ini mengirimkan pesan tegas. Inovasi AI kini menjadi penentu utama siapa yang berkuasa di puncak piramida kekayaan global.



