SiarKota.Com | Artikel Ilmiah—Setiap Tahun Baru umumnya orang-orang berlomba membuat resolusi. Sayangnya, 80% resolusi gagal hanya dalam hitungan pekan sehingga banyak orang mengulangi resolusi yang sama setiap tahunnya.
Meski begitu, membuat resolusi pada dasarnya dapat membantu Anda lebih fokus dan meningkatkan peluang keberhasilan untuk mencapai tujuan.
Berikut beberapa strategi ilmiah untuk mencapai resolusi dalam memperbaiki perilaku kesehatan.
Gunakan Strategi SMART
Sebagai pijakan untuk mencapai resolusi, Anda bisa menggunakan SMART, yaitu Specific (terinci), Measurable (terukur), Achieavable (tercapai), Relevant (terkait), dan Time-Bond (tenggat waktu).
Berikut cara meningkatkan peluang keberhasilan resolusi Anda menggunakan strategi ilmiah SMART.
1. Terinci berarti resolusi yang dibuat harus detail dan jelas
Kebanyakan orang menetapkan resolusi yang samar, seperti ingin lebih banyak berolahraga, menjadi lebih sehat, atau menurunkan berat badan. Buatlah resolusi dengan deskripsi yang detail mengenai apa yang ingin Anda capai sehingga memberikan arahan yang lebih jelas dan mempermudah Anda mencapainya.
Contohnya, berolahraga tiga kali seminggu selama 30 menit atau menurunkan berat badan hingga lima kilogram.
Selain itu, buatlah resolusi yang positif. Contoh, “Saya makan lebih banyak sayuran”. Jangan gunakan resolusi negatif. Contoh, “Saya menghindari makanan ringan”.
Resolusi positif bersifat mendekati, sementara resolusi negatif bersifat menghindari. Survei terhadap 1.066 orang menujukkan bahwa peserta yang memiliki resolusi positif memiliki peluang keberhasilan lebih besar.
2. Terukur berarti Anda dapat memperkirakan kapan resolusi bisa tercapai
Keinginan untuk makan lebih sehat, misalnya, sulit diukur dibandingkan dengan target makan tiga buah setiap hari.
Resolusi Anda seharusnya menjadi target yang dapat membuat Anda fokus, seperti target menyelesaikan maraton di bawah empat jam. Sebuah studi yang meneliti 10 juta waktu finis peserta maraton mengungkapkan bahwa lebih banyak orang menyelesaikan catatan waktu 3 jam 59 menit dibandingkan 4 jam 1 menit. Ini menunjukkan bahwa menetapkan target yang jelas membantu peserta berlari lebih cepat.
Anda juga perlu realistis memastikan resolusi apa yang ingin Anda capai. Resolusi jangka panjang yang besar mungkin lebih mudah dicapai dengan membaginya ke dalam bagian-bagian kecil.
Meski begitu, resolusi juga perlu dibuat menantang. Studi menunjukkan bahwa resolusi yang menantang menghasilkan kinerja lebih baik dan lebih memuaskan daripada yang mudah dicapai.
3. Relevan berarti resolusi yang bermakna bagi Anda
Contohnya, berolahraga agar memiliki lebih banyak energi sepanjang hari. Resolusi yang relevan lebih mungkin dimotivasi oleh keingingan pribadi (intrinsik) dibandingkan dorongan dari luar (ekstrinsik), seperti kenaikan jabatan, memenangkan piala, atau menerima pujian.
Resolusi ekstrinsik cenderung bersifat sementara, sedangkan resolusi intrinsik berkaitan dengan kesejahteraan dan kepuasan yang lebih besar.
4. Tepat waktu artinya menetapkan tenggat waktu kapan ingin mencapai resolusi
Resolusi tanpa tenggat waktu jarang selesai. Membuat tenggat waktu membantu Anda menyusun dasar dan prioritas jadwal. Misalnya, Anda ingin menurunkan berat badan sebanyak lima kilogram dalam dua bulan.
Jalan Mencapai Resolusi
Milikilah rencana penerapan resolusi yang baik untuk meningkatkan peluang mewujudkannya. Dalam beberapa kasus, Anda perlu mengubah kondisi di sekeliling Anda, misalnya dengan menyingkirkan camilan dari pandangan, meletakkan perlengkapan olahraga di dekat pintu, atau menggunakan catatan tempel sebagai pengingat.
Jika resolusi Anda memerlukan kebiasaan baru, kombinasikan dengan kebiasaan yang sudah Anda lakukan. Contoh, jika ingin mulai berolahraga, kombinasikan dengan menonton acara TV favorit atau mendengarkan musik. Orang yang mengombinasikan kebiasaan lama dan baru lebih mungkin menjaga rutinitas olahraga.
Cobalah selalu berpikir positif agar memotivasi Anda mewujudkan resolusi. Misalnya, katakan pada diri sendiri, “Saya bangga pada diri saya karena mau mencoba,” atau “Saya memiliki kekuatan untuk mengubah pikiran saya.” Lakukan sugesti tersebut beberapa kali dalam sehari.
Berpikir positif dapat membantu meningkatkan ketekunan dan menaikkan neurotransmiter (senyawa organik pembawa sinyal) dopamin dan serotonin, dua hormon terkait perasaan senang dan suasana hati yang dapat menambah semangat.
Melibatkan dukungan orang lain juga dapat membantu mencapai resolusi Anda. Orang-orang dengan jaringan dukungan sosial lebih besar lebih berpeluang mencapai tujuan mereka.
Dukungan sosial dapat dibagi menjadi empat kategori:
Dukungan instrumental: seseorang melakukan sesuatu untuk Anda, seperti mengantar Anda ke gim atau membantu merencanakan menu makanan.
Dukungan informasi: seseorang, baik itu keluarga, teman, atau profesional, seperti dokter atau ahli gizi, memberikan nasihat dan informasi kesehatan.
Dukungan penilaian: seseorang memberikan evaluasi dan umpan balik konstruktif.
Dukungan emosional: seseorang memberikan kasih sayang, empati, dan perhatian.
Kemunduran Pasti Terjadi
Bahkan dengan perencanaan yang matang, kemunduran pasti terjadi. Kejadian ini normal dalam setiap proses mengubah perilaku maupun mencoba sesuatu yang baru.
Beberapa kemunduran mungkin bersifat sementara, seperti penyakit yang mengganggu program olahraga Anda. Yang lainnya mungkin terjadi secara teratur, seperti pesta makan malam yang memengaruhi keinginan Anda menjalani diet sehat. Kurangi tantangannya lewat perencanaan yang baik. Misalnya, rencanakan menyumbang makanan ke acara makan malam sesuai kebutuhan Anda.
Jika kemunduran terjadi, terimalah sebagai bagian alami dari proses. Fokuslah pada kemajuan yang telah Anda capai sejauh ini dan tinjau kembali rencana Anda. Apa saja yang telah berhasil sejauh ini? Apakah ada sesuatu yang perlu Anda revisi untuk menghadapi tantangan pada masa depan?
Memulai perilaku baru terkadang bisa menjadi proses coba-coba. Karena itu, belajar dari kemunduran dapat mendukung keberhasilan Anda pada masa depan.
Semoga sukses! Selamat Tahun Baru!



